image

Tampil di depan banyak khalayak tentu membuat kesan beda bagi setiap insan. Pasti ada yang malu, tegang, bahkan ada yang santai. Yang santai tentunya sudah biasa melakukan itu, bahkan sudah menjadi konsumsinya, contohnya yang biasa dialami oleh pemimpin-pemimpin. Tapi bagaimana jika ada yang mengalaminya dengan ketegangan dan malu-malu, sehingga bahan yang akan dibahas menjadi hilang semua? Biasanya ini dialami oleh pemula-pemula atau akibat paksaan. Tentunya itu adalah kejadian yang tak diinginkan.

Mungkin bagi yang memiliki lidah biasa alias tidak cadel, keadaan itu bisa disiasati jika selalu latihan, latihan, dan latihan. Tapi bagaimana jika lidah cadel? Tentu akan tidak nyaman dan pede tampil di depan khalayak. Saya juga tidak pede. Makanya, saya tidak mau menjadi pengkhutbah, pidato, atau semacamnya, hahaha!

Tapi tenang saja, saya sudah menyiapkan tips-tips bagi sobat yang memang sudah masuk ke dalam dunia pidato atau wajib pidato tapi memiliki lidah cadel. Semoga ada manfaatnya.


1. Mesti pede dan yakin

Ya iyalah, kalau tidak pede dan yakin, semua bahan untuk pidato akan lenyap seketika, meskipun sudah latihan. Jadi, modal utama itu mesti pede. Santai saja, jangan dibawa tegang. Anggap saja penonton itu batu, jadi tak ada yang melihat. Jika sudah bisa menguasai keadaan, dijamin bakal bisa.


2. Buatlah teks pidato tanpa alfabet itu

Kalau ini mah memang wajib. Namanya juga cadel, pasti kesulitan mengucapkan kata yang mengandung alfabet sialan itu. Kita juga pasti tidak nyaman pidatonya. Memang agak susah, tapi cobalah. Saya yakin akan bisa. Buktinya, saya bisa membuat tulisan tanpa alfabet itu. Intinya, ada kemauan, ada usaha, ada kemudahan. Tapi, jika ada kesusahan membuat naskah pidato tanpa alfabet itu, sobat bisa menghubungi saya dan negosiasi, hahaha!


3. Pilih-pilih tema

Di samping punya keyakinan yang tinggi dan bisa membuat teks tanpa alfabet itu, tetap saja kita mesti memilih tema yang pas supaya kebutuhan akan kata yang mengandung alfabet itu hilang. Contohnya, jika kita membuat teks pidato buat tanggal 17 Agustus, tentu kita akan kesulitan. Pasti kita akan banyak menggunakan kata itu (sobat pasti sudah tahu lah). Tentunya hal ini akan menyulitkan kita. Jadi, pilihlah tema yang tidak banyak mengandung alfabet itu.


4. Banyaklah latihan

Semua pasti membutuhkan latihan, latihan, latihan supaya kita tidak mengalami masalah. Tampil di depan khalayak pun akan bukan menjadi hal yang menakutkan lagi.

Mungkin segitu dulu celotehan saya. Semoga ada manfaatnya walau sedikit, hahaha! Dan jika nasib sobat sama kayak saya, kita mesti tosss!!!
image

[Celoteh Bang Cadel] Menyiasati Public Speaking


"Baca juga cerita lainnya di Daftar Isi."

image

Tampil di depan banyak khalayak tentu membuat kesan beda bagi setiap insan. Pasti ada yang malu, tegang, bahkan ada yang santai. Yang santai tentunya sudah biasa melakukan itu, bahkan sudah menjadi konsumsinya, contohnya yang biasa dialami oleh pemimpin-pemimpin. Tapi bagaimana jika ada yang mengalaminya dengan ketegangan dan malu-malu, sehingga bahan yang akan dibahas menjadi hilang semua? Biasanya ini dialami oleh pemula-pemula atau akibat paksaan. Tentunya itu adalah kejadian yang tak diinginkan.

Mungkin bagi yang memiliki lidah biasa alias tidak cadel, keadaan itu bisa disiasati jika selalu latihan, latihan, dan latihan. Tapi bagaimana jika lidah cadel? Tentu akan tidak nyaman dan pede tampil di depan khalayak. Saya juga tidak pede. Makanya, saya tidak mau menjadi pengkhutbah, pidato, atau semacamnya, hahaha!

Tapi tenang saja, saya sudah menyiapkan tips-tips bagi sobat yang memang sudah masuk ke dalam dunia pidato atau wajib pidato tapi memiliki lidah cadel. Semoga ada manfaatnya.


1. Mesti pede dan yakin

Ya iyalah, kalau tidak pede dan yakin, semua bahan untuk pidato akan lenyap seketika, meskipun sudah latihan. Jadi, modal utama itu mesti pede. Santai saja, jangan dibawa tegang. Anggap saja penonton itu batu, jadi tak ada yang melihat. Jika sudah bisa menguasai keadaan, dijamin bakal bisa.


2. Buatlah teks pidato tanpa alfabet itu

Kalau ini mah memang wajib. Namanya juga cadel, pasti kesulitan mengucapkan kata yang mengandung alfabet sialan itu. Kita juga pasti tidak nyaman pidatonya. Memang agak susah, tapi cobalah. Saya yakin akan bisa. Buktinya, saya bisa membuat tulisan tanpa alfabet itu. Intinya, ada kemauan, ada usaha, ada kemudahan. Tapi, jika ada kesusahan membuat naskah pidato tanpa alfabet itu, sobat bisa menghubungi saya dan negosiasi, hahaha!


3. Pilih-pilih tema

Di samping punya keyakinan yang tinggi dan bisa membuat teks tanpa alfabet itu, tetap saja kita mesti memilih tema yang pas supaya kebutuhan akan kata yang mengandung alfabet itu hilang. Contohnya, jika kita membuat teks pidato buat tanggal 17 Agustus, tentu kita akan kesulitan. Pasti kita akan banyak menggunakan kata itu (sobat pasti sudah tahu lah). Tentunya hal ini akan menyulitkan kita. Jadi, pilihlah tema yang tidak banyak mengandung alfabet itu.


4. Banyaklah latihan

Semua pasti membutuhkan latihan, latihan, latihan supaya kita tidak mengalami masalah. Tampil di depan khalayak pun akan bukan menjadi hal yang menakutkan lagi.

Mungkin segitu dulu celotehan saya. Semoga ada manfaatnya walau sedikit, hahaha! Dan jika nasib sobat sama kayak saya, kita mesti tosss!!!
image
Bagikan

Post a Comment

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan relevan dengan isi cerita, juga tidak mengandung unsur SARA, kebohongan, provokasi, link aktif, serta pornografi. Jika ada yang melanggar akan segera dihapus. Terima kasih.