Images

Flash fiction ini saya tulis dalam waktu yang cepat dan dadakan. Niatnya mau saya posting tulisan panjang di salah satu komunitas Facebook. Namun, sebab lagi tidak mood, maka saya buat flash fiction saja, hingga inilah hasilnya. Selamat membaca dan tinggalkan komen pedasnya.


==========
Aku pulang kuliah sangat malam akibat masih banyak tugas yang belum selesai. Dengan agak mengantuk, aku menunggangi Vixion-ku dengan tubuh penuh lelah. Jalanan sudah mulai sepi.

Telolet! Telolet!

Sebuah bis melintas dan hendak menghantamku di simpang jalan. Untung saja bis itu menghentikan lajunya tiba-tiba. Aku agak oleng sedikit ke kanan, namun bisa diatasi. Ah, untung saja aku tidak apa-apa. Kantuk ini memang sangat menggangguku. Lebih baik aku cepat-cepat pulang saja.

Tiba di kediaman, aku agak bingung juga sebab pintunya tidak dikunci. "Aku pulang."

Kulihat, ibu tengah menelepon. Pandangannya menatap ke pintu, namun dia tidak menyahutku. Wajahnya tampak tegang dan panik, bagai mendapatkan hal yang tidak mengenakkan.

"Apa?!" pekiknya, "anak saya dihantam bis dan tewas di tempat?!"


-tamat-

Images

Tamu Tak Diundang


"Baca juga cerita lainnya di Daftar Isi."

Images

Flash fiction ini saya tulis dalam waktu yang cepat dan dadakan. Niatnya mau saya posting tulisan panjang di salah satu komunitas Facebook. Namun, sebab lagi tidak mood, maka saya buat flash fiction saja, hingga inilah hasilnya. Selamat membaca dan tinggalkan komen pedasnya.


==========
Aku pulang kuliah sangat malam akibat masih banyak tugas yang belum selesai. Dengan agak mengantuk, aku menunggangi Vixion-ku dengan tubuh penuh lelah. Jalanan sudah mulai sepi.

Telolet! Telolet!

Sebuah bis melintas dan hendak menghantamku di simpang jalan. Untung saja bis itu menghentikan lajunya tiba-tiba. Aku agak oleng sedikit ke kanan, namun bisa diatasi. Ah, untung saja aku tidak apa-apa. Kantuk ini memang sangat menggangguku. Lebih baik aku cepat-cepat pulang saja.

Tiba di kediaman, aku agak bingung juga sebab pintunya tidak dikunci. "Aku pulang."

Kulihat, ibu tengah menelepon. Pandangannya menatap ke pintu, namun dia tidak menyahutku. Wajahnya tampak tegang dan panik, bagai mendapatkan hal yang tidak mengenakkan.

"Apa?!" pekiknya, "anak saya dihantam bis dan tewas di tempat?!"


-tamat-

Images

Bagikan

Post a Comment

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan relevan dengan isi cerita, juga tidak mengandung unsur SARA, kebohongan, provokasi, link aktif, serta pornografi. Jika ada yang melanggar akan segera dihapus. Terima kasih.