-->

Ganteng-Ganteng (S)ombie


Tulisan flash fiction ini saya dapat ketika sedang mengubek-ubek file lama. Kemudian, ketemulah tulisan yang aneh ini. Namun, awalnya masih banyak sekali alfabet hina dina itu. Lalu, saya edit hingga hilanglah alfabet sialan itu dan layak buat diposting di sini. Oke, selamat menikmati.


==========

"Menakutkan amat kampus kita kalo malem ya, Len," keluh Acha ketakutan di balik pundak Lena, sahabatnya itu. Sejak awal masuk kampus, dia selalu di belakang Lena.

"Lagian, lo pake ketinggalan makalah kelompok kita segala di kelas, sih! Tau gini mah mending tu makalah dibawa sama gue aja! Lo kan suka lupaan!" sahut Lena dengan mulai melangkahkan kakinya dengan cepat sambil memasang cahaya ponselnya menuju kelas yang ada di belakang kampus yang mulai gelap dan sepi. "Mana besok mesti dikasihin ke dosen! Lo nyusahin aja, Cha!" imbuhnya kesal.

"Ampun, Len. Maafin gue. Kagak lagi-lagi deh, Len," sahut Acha penuh penyesalan, masih tetap di belakang Lena.

Kedua mahasiswi itu tiba di depan sebuah kelas yang gelap. Untung saja, pintu kelas tidak dikunci. Sehingga, keduanya bisa dengan mudah masuk.

"Lo simpan di mana makalah itu, Cha?" tanya Lena sembil menyapu isi kelas dengan cahaya ponselnya.

"Tadinya di meja ini," tuding Acha di salah satu meja, "tapi kok kagak ada?" keluhnya sambil menggosok kepalanya yang tidak gatal.

"Mungkin udah disimpan sama penjaga kampus. Lagian tadi di depan kampus kita kagak nemu Pak Satpam. Jadi kita asal masuk ke sini saja tanpa tanya dulu," kata Lena sambil tetap menyapu tiap meja dengan cahaya ponselnya.

"Coba nyalain aja lampu kelasnya, Len," pinta Acha yang mulai panik dengan hilangnya buku makalah.

"Tombol lampunya di sebelah mana sih? Lagian nih kampus kenapa semua lampunya mesti dimatikan sih, aneh banget," keluh Lena kesal sambil mengecek dinding kelas.

"Aaash ... aaash ...."

Kedua mahasiswi itu kaget ketika ada bunyi sebuah desahan di samping kelas. Lena dan Acha pun langsung mengecek bunyi itu. Tampak di situ sesosok cowok dengan pakaian compang-camping, sedang melangkah gontai sambil membawa sebuah buku di tangan kanannya. Wajahnya pucat dan tatapannya kosong.

"Setaaan!!!" pekik Acha.

"Eh, Bego! Itu bukan setan! Mana ada setan jalan kaki gitu sambil bawa-bawa buku!" cetus Lena sembil menepak dahi Acha.

"Kalo gitu, sombiii!" pekik Acha lagi.

"Zombie, Cha! Zombie! Bukan sombi!" sahut Lena membetulkan sambil agak kesal.

Dengan agak santai, Lena langsung mendekati sosok yang tengah melangkah bagai siput itu, "Bang Sombi ... eh, maaf ... Bang Zombie. Lo tau kagak makalah punya kita yang ketinggalan di kelas ini?" tanya Lena santai.

"Aaash!" sahut sosok diduga zombie oleh Acha dan Lena itu.

"Ya elah. Ditanya malah ngomong kagak jelas," kata Lena kesal.

"Eh, Len. Sombi-nya ganteng amat. Biasanya kan mukanya jelek. Ini mah kagak. Kayak si Cullen di film Twilight!" ucap Acha kesenangan.

"Ya elah, Cha. Gue kan dah bilang kalo namanya itu zombie bukan sombi. Lagian kalau kata gue, wajahnya kayak si Niko teman kelas kita yang obsesi banget pengen jadi bintang film, mentang-mentang wajahnya ganteng," timpal Lena santai.

"Aaash!" sahut sosok zombie itu dengan tangan kanan hendak menyekik Lena.

Namun, belum sempat tangan zombie menyentuh, Lena langsung mengambil buku yang ada di tangan kanan si zombie dengan cepat. Hal itu membuat zombie itu menghentikan langkahnya.

"Ini kan makalah kita!" ucap Lena menunjukkan buku itu ke Acha yang ada di belakangnya.

"Wah ... betul Len!" sahut Acha senang.

"Bang Zombie Ganteng, makasih ya udah nemuin makalah kami," kata Lena senang sambil menyalami tangan zombie yang tengah bengong itu.

"Ayo capcus balik kosan, yuk. Gue udah ngantuk, nih," ucap Acha.

"Ayo," sahut Lena.

Tanpa menunggu sahutan, dua mahasiswi itu langsung angkat kaki meninggalkan zombie itu dengan tanpa dosanya. Si zombie ganteng hanya bengong saja melihat hal itu hingga kedua mahasiswi itu menghilang ditelan kegelapan kampus.

"Acha dan Lena sialan! Latihan akting zombie gue jadi kacau akibat ulah kalian! Ngapain juga gue bawa-bawa buku sialan itu! Sialnya, gue lupa menambah efek make up di muka ganteng gue! Aseeem!" pekik zombie itu kesal.


-tamat-


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

DISCLAIMER